Pengertian Paspor Biometrik Dan Proses Pembuatannya

Dunia teknologi telah melaju dengan pesatnya. Terus berkembang menciptakan berbagai temuan untuk kemudahan sekaligus kemanan hidup manusia. Termasuk masalah paspor. Paspor yang dulu terlalu merepotkan dan mudah dipalsukan, sekarang tidak lagi. Karena kecanggihan teknologi telah menciptakan paspor biometrik.

Apa itu paspor biometrik? Menelisik dari wikipedia, pengertian paspor biometrik adalah jenis paspor yang menggunakan data biometrik sebagai salah satu cara pengamanannya. Apa data biometrik yang digunakan? Data biometrik yang digunakan adalah scan wajah dan fingerprint terbaik.

Dari pengertian paspor biometrik di atas bisa dijelaskan bahwa sebenarnya tidak ada yang berbeda antara paspor biasa dengan e-paspor atau paspor biometrik. Bedanya hanya pada chip yang ada di e-paspor. Chip tersebut digunakan untuk menyimpan data biometrik seperti scan wajah dan fingerprint terbaik.

Penggunaan e-paspor di Indonesia sudah dimulai sejak tahun 2013. Selain di Indonesia, e-paspor ini juga digunakan di beberapa negara, seperti swedia, Selandia Baru, Jepang, Inggris, Australia, Amerika Serikat, Bruney Darussalam, Singapura, Malaysia, dan negara-negara lainnya. Data biometrik yang tersimpan pada chip paspor berbeda-beda. Namun kebanyakan menggunakan scan wajah dari pemegang paspor dengan didukung oleh sidik jari.

Ada beberapa kelebihan e-paspor dibandingkan denganm paspor biasa, antara lain:

1. Menjadi Lebih Aman

Ketika e-paspor anda hilang, tidak akan bisa dipalsukan. Karena sistem keamanan pada chip paspor akan mempersulit bagi orang lain yang akan menyalahgunakannya.

2. Tak Perlu Antri

Dulu, sebelum e-paspor ada, para calon penumpang pesawat harus antri di bagian imigrasi untuk mendapatkan cap. Namun tidak perlu lagi jika telah memegang e-paspor. Karena anda cukup datang di bagian autogate penerbangan internasional untuk memindai paspor lalu terbang ke negara yang dituju.

Chip pada e-paspor yang akan langsung terbaca pada autogate bandara akan membuat waktu lebih efektif dan efisien. Sehingga data pemegang e-paspor telah akurat dan valid dan langsung bisa diverifikasi oleh negara tujuan. Sangat praktis dan mudah sekali.

3. Bebas Visa Ke Jepang

Bagi yang suka plesiran ke Jepang, sepertinya diuntungkan sekali dengan kebijaka e-paspor ini. Karena sejak 1 Desember 2014 pemerintah Jepang telah membebaskan visa bagi penduduk Indonesia yang akan berkunjung ke negaranya. Dengan syarat batas tinggal hanya 15 hari saja. Sepertinya kebijakan ini cukup membantu bagi yang ingin menghabiskan liburan di Jepang.

4. Mudah Dalam Mendapatkan Persetujuan Visa

Tak hanya bebas visa ke Jepang. Pemilik e-paspor juga bisa dengan mudah untuk mendapatkan persetujuan visa. Mudahnya mendapat persetunjuan visa ini dikarenakan data yang ada dalam e-paspor sangat lengkap dan valid. Sehingga mudah diverifikasi oleh negara yang akan dikunjungi.

Tahapan Pembuatan E-paspor

Pembuatan e-paspor tidaklah sulit. Hanya membutuhkan kesabaran yang ekstra. Karena harus tahan antri dan datang pagi-pagi di kantor imigrasi. Apalagi kantor imigrasi yang diberi mandat untuk membuat e-paspor saat ini hanya di Jakarta, Surabaya dan Batam. Jadi, jika anda berada di luar kota tersebut, maka mau tidak mau harus datang ke salah satu kota itu untuk pembuatan e-paspor.

1. Dokumen Yang Harus Dibawa

Untuk mempermudah proses pembuatan e-paspor, sebaiknya lengkapi terlebih dahulu syarat yang harua dibawa. Agar tidak ditolak kantor imigrasi yang akan berimbas pada terbuangnya waktu anda dengan percuma. Syarat yang harus dibawa saat akan membuat e-paspor, antara lain:

· Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Bagi yang belum mempunyai KTP, bisa menggunakan kartu pelajar sebagai pengganti KTP.

· Kartu Keluarga.

· Akta Kelahiran (Bisa diganti ijazah atau buku nikah).

· Surat Rekomendasi.

Surat rekomendasi ini diperlukan jika anda sedang berada diluar dari alamat KTP. Misanya alamat KTP di Surabaya. Sekarang anda sedang ditugaskan di Jakarta. Agar tetap bisa membuat e-paspor di Jakarta, anda harus menyertakan surat rekomendasi dari tempat kerja dengan menyertakan tanda tangan dan materai agar lebih valid.

· Paspor lama (bagi yang akan mengganti paspor lama dengan e-paspor)

Setelah semua persyaratan terkumpul, lalu fotocopy di kertas ukuran A4. Jika lupa memfoto copy, di dalam kantor imigrasi biasanya tersedia toko yang melayani foto copy dokumen. Anda cukup menyerahkan saja semua dokumennya. Karena penjaga toko sudah tentu faham berapa ukuran foto copynya.

2. Datang Ke Kantor Imigrasi

Saat semua dokumen persyaratan sudah lengkap, langsung saja datang ke kantor imigrasi yang dituju karena layanan e-paspor online belum berlaku. Akan banyak sekali masyarakat yang datang ke kantor imigrasi untuk berbagai keperluan. Tidak hanya pembuatan paspor saja. Datanglah sepagi mungkin untuk menghindari antrian panjang. Nomor antrian sudah dibagikan sebelum kantor imigrasi dibuka.

3. Ambil Nomor Antrian

Setelah datang di kantor imigrasi, segera ambil nomor antrian. Tiap kantor imigrasi mempunyai batas quota pelayanan tiap harinya. Jika pagi hari antrian sudah overload, maka bisa ditutup meski kantor belum dibuka. Maka usahakan datang sepagi mungkin.

4. Serahkan Dokumen Pada Petugas

Setelah kantor imigrasi buka, payanan akan segera dimulai. Ketika nomor antrian anda sudah dipanggil, segera serahkan berkas-berkas dokumen pada petugas. Jika sudah lengkap, maka akan segera diberi nomor antrian untuk foto dan wawancara. Namun jika belum lengkap, berkas dokumen akan dikembalikan dan diminta datang kembali saat dokumen sudah lengkap. Maka persiapkan sebaik mungkin agar waktu anda tidak terbuang percuma.

5. Foto Dan Wawancara

Setelah dipastikan semua dokumen lengkap, maka anda akan menjalani sesi foto dan wawancara. Untuk wawancara tidak terlalu sulit dan memakan waktu lama. Hanya sebatas ditanya negara mana yang akan dituju? Untuk keperluan apa? Dan berapa lama? Setelah selesai, maka dilanjutkan pengambilan foto untuk di pasang di e-paspor.

6. Pembayaran Di Bank

Tahap selanjutnya adalah pembayaran biaya e-paspor di bank. Besarnya biaya e-paspor adalah Rp 655.000. Untuk 48 halaman dengan jangka waktu 5 tahun. Anda bisa membayarnya di BNI atau BCA. Simpan bukti pembayaran paspor sebagai syarat pengambilan paspor.

7. Pengambilan E-Paspor

Pengambilan e-paspor tidak bisa dihari yang sama dengan pembuatan. Biasanya menunggu sekitar 4 hingga 5 hari. Pada saat setelah sesi wawancara, petugas akan memberi tahu kapan e-paspor akan jadi. Sehingga anda bisa mengambilnya dengan menyertakan bukti pembayaran.

Itulah pengertian paspor biometrik sekaligus cara pembuatannya. Asal sesuai aturan, pembuatan e-paspor cukup mudah. Biaya pembuatan e-paspor memang membutuhkan biaya lebih mahal jika dibandingkan dengan paspor biasa. Biaya yang lebih mahal tersebut cukup sebanding dengan manfaat yang akan anda dapatkan. Harga yang mahal tersebut dikarenakan harga chip e-paspornya.

Kelemahan lain dari e-paspor adalah hanya bisa dibuat di tiga kantor imigrasi saja, yaitu Jakarta, Batam, dan Surabaya. Jadi agak merepotkan bagi yang tinggal di luar tiga kota tersebut. Tidak seperti paspor biasa yang bisa dibuat di kantor imigrasi tiap kota.

Leave a Reply