Pengertian Kabel Pelangi Dan Aplikasinya

Mungkin anda sering mendengar mengenai kabel fiber optik atau lebih dikenal dengan kabel pelangi. Sebenarnya apa pengertian kabel pelangi ini? Kabel pelangi atau kabel fiber optik adalah sebuah media transmisi yang menggunakan pembiasan cahaya dalam aktivitas transmisinya. Kabel fiber optik ini terbuat dari serat kaca halus dan dicampur dengan bahan dari plastik. Kerana mempunyai spectrum yang sangat sempit, maka sumber cahaya yang digunakan oleh kabel fiber atau pelangi ini adalah laser.

Dalam devinisi lain ada yang menyebutkan bahwa kabel fiber optik adalah kabel yang fungsinya untuk mengubah sinyal listrik menjadi cahaya dan mengalirkannya dari satu titik ke titik lain yang dialiri. Kabel yang sering digunakan untuk instalasi jaringan kelas menengah atas ini mempunyai dua jenis transmisi, yaitu singgle mode dan multimode. Singgle mode menggunakan sinar laser sebagai media transmisi, sedangkan multimode menggunakan media LED sebagai media transmisinya.

Banyak yang menyebut kabel pelangi karena warna penyelubung atau jaket kabel memang berwarna-warni seperti pelangi. Warna-warna ini tidak hanya sebatas hiasan saja. Tapi lebih pada memberikan kode penggunaannya. Karena masing-masing warna mempunyai fungsi yang berbeda-beda.

Dalam dunia teknologi informasi terutama jaringan komputer, kabel fiber optik ini berguna untuk menghubungkan antar jaringan pada sebuah jaringan komputer. Kabel ini lebih dipilih karena kemampuannya dalam transfer data lebih tinggi dibandingkan dengan jenis kabel yang lain. Selain itu, tidak ada gangguan elektromagnetik karena tidak adanya arus listrik yang menyertai.

Kalau anda membuka bagian per bagian kabel fiber optik ini, akan ada beberapa bagian dengan fungsi yang berbeda, antara lain:

1. Inti (Core)
Bagian inti kabel atau Core ini terbuat dari bahan kaca dengan diameter yang sangat kecil. Tingkat kinerja atau performa kabel ditentukan oleh besar kecilnya diameter. Semakin besar diameter, maka performanya akan semakin bagus.

2. Cladding
Setelah bagian inti, ada yang namanya bagian cladding. Bagian ini menyelimuti Core atau inti. Terbuat dari bahan silikon dengan komposisi yang berbeda dari bahan Core. Fungsi utamanya memang melindungi Core. Tapi cladding juga mempunyai fungsi lain, yaitu memandu gelombang cahaya lalu merefleksikannya kembali pada Core.

3. Coating/Buffer
Bisa dikatakan bahwa coating atau buffer ini adalah mantel yang melindungi bagian inti dan caldding dari berbagai benturan fisik. Misalnya kelembaban udara pada kabel ataupun lengkungan pada kabel. Coating atau buffer ini terbuat dari bahan plastik yang elastis.

4. Strenght Member Dan Outer Jaket
Ini adalah bagian terluar dari kabel. Meskipun bagian terluar, namun mempunyai peran yang sangat penting bagi kabel, yaitu melindungi kabel dari benturan secara fisik dengan pihak luar.

Telah dijelaskan pada bagian pengertian kabel pelangi di atas bahwa fungsi dari kabel fiber optik atau kabel pelangi ini tidak seperti kabel pada umumnya. Kalau kabel pada umumnya menggunakan aliran listrik sebagai media transmisinya. Sedangkan pada kabel fiber optik ini menggunakan aliran cahaya yang dikonversikan oleh aliran listrik. Dengan media transmisi ini maka tidak akan ada aliran elektromagnetik yang menyertai.

Penggunaan serat kaca pada penyusunnya berguna untuk memperoleh pantulan atau refleksi dari cahaya yang tinggi pada cermin tersebut. Sehingga data bisa ditransmisikan dengan cepat dan akurat pada jarak yang jauh sekalipun. Atau bisa dikatakan jarak yang tidak terbatas. Cahaya yang berjalan pada serat kaca dengan sudut rendahlah yang bisa menjadi bahan pantulan.

Penggunaan bahan yang murni pada gelas yang digunakan akan berpengaruh pada tingginya cahaya yang dipantulkan. Semakin murni, maka akan semakin tinggi pantulan cahayanya. Hal ini disebabkan oleh semakin murni bahan gelas yang digunakan, maka cahaya yang diserap akan semakin sedikit. Jika semakin sedikit cahaya yang diserap, secara otomatis akan menghasilkan pantulan cahaya yang semakin tinggi.

Sekalipun kabel ini mempunyai banyak kelebihan daripada kabel yang lain, kabel fiber optik ternyata juga mempunyai banyak kekurangan. Berikut beberapa kelebihan dan kekurangan kabel fiber optik.

Kelebihan Kabel Fiber Optik
1. Kecepatan transmisinya cukup tinggi. Bisa mencapai kapasitas 1 GB per detik.
2. Sekalipun tanpa bantuan penguat sinyal, data dapat ditransmisikan dengan jarak yang cukup jauh.
3. Kabel fiber optik ini tahan dari ancaman karat. Karena terbuat dari bahan plastik dan kaca.
4. Karena kabel ini menggunakan gelombang cahaya, jadi tidak ada ancaman gangguan dari gelombang elektromagnetik seperti gelombang radio atau sejenisnya.
5. Bisa mencegah dari bahaya kebakaran karena konsleting karena tidak mengandung aliran listrik.
6. Keamanannya cukup tinggi. Karena minim distorsi. Atau gangguan yang bisa mengganggu proses tujuan.

Kekurangan Kabel Fiber Optik
1. Jika dibandingkan dengan kabel lainnya, biaya pemasangan instalasi dan perawatannya lebih mahal.
2. Untuk memaksimalkan kelancaran dan kecepatan transmisi cahaya, kabel harus dipasang secara berbelok.
3. Dibutuhkan sumber cahaya yang kuat untuk menunjang performanya.

Itulah sedikit uraian mengenai pengertian kabel pelangi atau yang lebih dikenal dengan kabel fiber optik. Jika dihitung biayanya, memang membutuhkan biaya yang cukup mahal untuk proses instalasi dan perawatannya. Namun ini sebanding dengan jaringan yang cepat sekaligus tahan lama. Sangat cocok jika digunakan untuk bisnis atau komersial.

Pada era teknologi tinggi seperti sekarang ini, kabel fiber optik banyak dimanfaatkan sebagai komponen untuk membangun rumah dengan konsep smartliving. Smartliving adalah penggunaan internet untuk membantu keamanan terpadu sebuah hunian dengan harga terjangkau. Tak hanya keamanan. Beberapa perangkat di rumah bisa dikoneksikan dengan internet yang dapat diatur dan dipantau menggunakan smartphone.

Beberapa perangkat yang bisa digunakan sebagai komponen smartliving, antara lain:
1. Indoor Camera
Seperti layaknya CCTV yang bagus, indoor camera ini mempunyai kemampuan untuk bergerak ke atas, ke bawah, ke kanan ataupun ke kiri. Dengan mengandalkan motion sensor, kamera ini bisa mengambil gambar jika dideteksi adanya gerakan.
2. Home Gateway
Alat ini berfungsi untuk menghubungkan seluruh perangkat smartliving dengan modemn user agar bisa dikendalikan.
3. Door/Window Sensor
Perangkat smartliving ini cukup canggih. Karena akan segera memberi sinyal saat ditemukan deteksi adanya gerakan membuka atau menutup pintu.
4. Strobe Alarm Dan Wireless Siren
Perangkat smartliving ini akan mengeluarkan suara atau alarm jika dideteksi adanya bahaya yang sedang mengancam.

Dari semua perangkat smartliving di atas, tentu membutuhkan jaringan internet untuk menjalankannya. Dari CCTV yang bagus baik indoor ataupu outdoor camera, home gateway, door/window sensor, Strobe Alarm Dan Wireless Siren, dan perangkat smartliving lainnya. Semakin banyak smartliving yang digunakan, semakin banyak pula kabel fiber optik yang diperlukan.

Kabel fiber optik atau kabel pelangi ini merupakan salah satu gagasan menarik untuk aplikasi smartliving. Karena sebenarnya smartliving tidak hanya sebatas internet dan Wifi saja, tapi juga beberapa perangkat seperti di atas.