Pemindai Biometrik Adalah Teknologi Yang Cukup Aman

Seiring dengan berkembangnya teknologi maka diperlukan metode yang aman untuk menjaga kerahasiaan identitas seseorang. identitas tersebut dapat digunakan untuk mengakses berbagai layanan yang ditawarkan. untuk mengatasi hal terebut, pemindai biometrik saat inii menjadi teknologi unggulan sekaligus dapat menjadi alat yang cukup aman. Ini dikarenakan biometrik menggunakan ciri unik dari manusia yang tidak bisa ditemui pada manusia yang lain.

Pengertian Biometrik

Biometrik merupakan bahasa yang berasal dari Yunani dan terdiri dari dua suku kata. Bios memiliki arti hidup dan metron yang berarti mengukur. Dari dua kata tersebut biometrik adalah studi atau metode otomatis mengenali karakteristik biologi yang terukur. Dalam hal ini biometrik digunakan untuk mengenali manusia melalui salah satu bagan atau seluruh anggota tubuh. Bisa juga digunakan untuk menganalisa kelakuan manusia yang memiliki keunikan tersendiri. Biometrik sangat relevan dengan teknologi yang digunakan untuk mengenali ciri-ciri fisik manusia sekaligus mengamati kelakuan manusia tersebut untuk proses autentifikasi.

Kategori Identifikasi Biometrik

Pengidentifikasian menggunakan teknologi biometrik sifatnya sangat khas. Karakteristik manusia yang terukur dimanfaatkan untuk mengidentifikasi individu. Teknologi biometrik yang kini sudah marak diterapkan untuk berbagai keperluan, terutama dalam bidang pemerintahan terdiri dari dua kategori. Dua kategori tersebut adalah physiological dan behavioral.

  • Physiological (Fisiologis)

Pengidentifikasian fisiologis manusia berhubungan dengan bentuk tubuh. dengan kata lain, biometrik menggunakan bagian-bagian tubuh manusia untuk dianalisa. Bagian tubuh yang biasanya diukur adalah scan wajah, sidik jari, telapak tangan, geometri tangan, struktur DNA dan iris. Pada saat ini pemeriksaan iris sebagian besar telah diganti menggunakan retina mata.

  • Perilaku (Behavioral)

Pengidentifikasian perilaku merupakan proses analisa biometrik dengan cara mengamati tingkah laku manusia. Pengamatan perilaku manusia bisa didapatkan dari suara, tanda tangan, dan cara mengetik.

Pemindai Biometrik

Pemindai biometrik merupakan alat yang menyimpan atau berisi data biometrik suatu individu dan dapat digunakan untuk mengidentifikasi berdasarkan karakter fisiologisnya. Karakter fisiologis yang tersimpan memiliki kemampuan untuk melindungi dan mengontrol data pribadi pada sistem informasi. Maka dari itu, biometrik disebut juga sebagai teknologi informasi yang menggunakan faktor biologi manusia terutama karakteristik uniknya.

Karakter fisiologi yang sering digunakan dalam pengambilan data adalah retina mata dan sidik jari. Kedua bagian tubuh manusia tersebut selalu menjadi bagian yang tak pernah lepas dari organ tubuh manusia. Hanya saja kedua hal tersebut berbeda-beda antara satu manusia dengan manusia lain. Oleh karena itu, orang-orang menggunakan sidik jari dan retina mata sebagai sandi untuk pengidentifikasian.

Perkembangan Pemindai Biometrik

Dahulu, belum ada metode yang akurat untuk mengidentifikasi manusia. Apabila ada pun tidak bisa menampilkan data secara jelas. Hal tersebut menyebabkan banyak hasil analisa yang meleset. Bahkan kejahatan semakin marak dan pelaku kejahatan berhasil melarikan diri tanpa diketahui identitas aslinya. Perkembangan teknologi informasi yang cepat mengakibatkan munculnya alat pemindai biometrik yang dapat menyajikan data lebih jelas. Hingga pada akhirnya, teknologi biometrik dapat digunakan pada setiap aspek kehidupan. Perkembangan teknologi biometrik bisa dilihat pada bidang pemerintahan dan penggunaannya sebagai identitas menggantikan PIN.

  • Pengunaan Untuk Pemerintahan

Teknologi biometrik saat ini telah mengalami perkembangan pesat setelah digunakan oleh pemerintah. Pemerintah menerapkan biometrik pada setiap layanan yang juga disebut layanan pemerintah secara elektronik. Kerja pemerintah akan selangkah lebih maju menggunakan biometrik. Implementasi biometrik terhadap pemerintah yang telah meluas, ikut menarik bidang lain untuk turut andil menggunakan teknologi biometrik.

Berkembangnya teknologi biometrik dimanfaatkan pemerintah untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas bekerja. Dalam hal ini menyangkut aspek kinerja internal dan eksternal. Penggunaan teknologi ini dimanfaatkan untuk memperbaiki dan menunjang sistem pelayanan publik terhadap masyarakat. Hingga saat ini sudah banyak negara yang mengadopsi sistem pemerintahan secara online. Setelah itu, biometrik semakin berkembang sebagai alat interaksi antar negara dalam dunia internasional.

Teknologi biometrik berisi data-data rahasia menciptakan suasana tegang dan tantangan keamanan yang perlu dijaga ketat. Ini mengakibatkan proteksi internasioal semakin diperketat demi menjaga kerahasiaan data. Data sensitive tersebut dapat membawa perubahan besar terhadap keamanan karena pemerintah dapat mengantisipasi tindakan pelanggaran yang dilakukan siapapun. Sistem pemindaian biometrik bisa dijadikan sebagai sistem keamanan suatu negara.

  • Penggunaan Nomor Identitas

PIN (Personal Identity Number) pada digunakan sebagai upaya untuk menjaga keamanan dan meningkatkan kepercayaan terhadap data pribadi. PIN sangat terkenal pada masanya sebagai nomor identitas keamanan data rahasia. Untuk mengakses sistem, pengguna perlu memasukkan kode PIN. Dengan cara ini, seseorang dapat membuka identitas dan membuktikan keaslian.

Hanya saja PIN yang terdiri dari kombinasi angka atau huruf tersebut dapat diakses dengan mudah oleh siapapun. Nomor PIN mudah dicuri dan disalahgunakan bila berada pada tangan orang tak bertanggung jawab. Masalah tersebut kemudian diatasi dengan menerapkan pemindaian biometrik yang melibatkan sidik jari atau scan wajah. Biometrik hadir sebagai teknologi yang sulit ditembus sehingga tidak sembarang orang bisa mengakses hal yang menjadi privasi. Karena teknologi ini menggunakan bagian tubuh manusia maka data pemindaian sulit untuk dipalsukan.

Prinsip Kerja Pemindai Biometrik

Pemindai biometrik mengacu pada pengambilan data yang mengidentifikasi bagian tubuh dan perilaku unikn manusia. Secara luas, teknologi biometrik telah digunakan untuk memperoleh, menggunakan dan menyimpan data. Berikut ini merupakan prinsip kerja pemindai biometrik.

  • Implementasi Akurat

Implementasi pemindaian biometrik terhadap data-data sensitif merupakan metode yang akurat. Melalui biometrik, pengidentfikasian seseorang dapat memberkan penngkatan drastis terhadap identitas seseorang. Pengambilan data tersebut tak lepas dari penggunaan mesin scanner yang akan merekam semua ciri fisik manusia.

  • Membuktikan Keaslian

Biometrik dijadikan sebagai alat pembuktian keaslian yang tersimpan secara rapi dalam data elektronik. Ini menyebabkan biometrik sangat diperlukan oleh pemerintah untuk memudahkan pekerjaan dan meningkatkan kinerja. Metode ini akan berkaitan langsung dengan proses pengidentifikasian seseorang secara jelas tanpa rekayasa.

  • Mengirim Informasi Dalam Pelayanan Pemerintah

Pemindaian biometrik dapat digunakan sebagai tambahan aplikasi atau dokumen lain. data yang disajikan berisi hal penting dalam pengiriman informasi untuk layaanan pemerintah. Munculnya teknologi ini memungkinkan terjadinya hubungan yang baik anatara pemerintah dengan masyarakat, antar pemerintah dan negara satu dengan negara yang lain.

  • Menjaga Privasi

Penggunaan pemindaian biometrik harus memperhatikan keamanan data yang terekam. Ini karena informasi tersebut sangat penting bahkan bersifat rahasia. Teknologi ini hanya akan bekerja secara efektif apabila menyadari pelanggaran privasi yang mungkin terjadi. Maka dari itu, sikap dan persepsi masyarakat terhadap teknologi modern ini perlu disamakan untuk menghindari potensi kejahatan.

  • Waspada Terhadap Pengaruh Luar

Apabila pemindaian biometrik sudah berjalan dengan baik, maka diperlukan kewaspadaan terhadap pengaruh yang berasal dari luar. Pemerintah yang melayani publiik harus bertanggung jawab terhadap keamanan informasi. Kehati-hatian terhadap dunia internasional perlu diterapkan karena biometrik tidak lepas dengan masalah yang berkaitan dengan politik internasional.

Pemindai biometrik tergolong teknologi yang mudah dilakukan. Secara umum, teknologi ini sangat bermanfaat di setiap bidang, terutama pemerintah. Metode ini terbilang sebagai teknologi yang aman digunakan. Biasanya untuk menutupi kekurangan pengambilan data biometrik, akan dilakukan lebih dari satu kali sample pengambilan.