Mengenal Lebih Dekat Apa Itu Visa Dan Perkembangannya

Tentunya banyak orang yang bermimpi ke luar negeri meskipun hanya untuk berlibur. Tak jarang juga beberapa kegiatan menuntut orang meninggalkan negeri sendiri untuk sementara. Selain paspor, dokumen penting yang wajib dibawa adalah visa. Mengenai apa itu visa akan dijelaskan lebih lanjut dalam artikel ini.

Pengertian Visa

Visa adalah dokumen yang ditujukan untuk memperoleh izin memasuki negara lain. Visa dikeluarkan oleh suatu negara yang bersifat resmi. Dokumen ini wajib diperlihatkan kepada petugas pemeriksa saat masuk ke wilayah negara lain melalui pintu masuk imigrasi. Jangka waktu visa disesuaikan dengan tujuan.

Jenis-Jenis Visa

Visa memiliki beberapa jenis. Jenis visa yang digunakan tergantung pada tujuan perjalanan ke luar negeri. Jenis-jenis visa dan fungsinya adalah sebagai berikut :

  • Visa On Arrival

Apabila kebanyakan jenis visa telah dibuat pada jauh-jauh hari. Lain halnya dengan visa on arrival. Visa ini dibuat pada saat seseorang telah mendarat pada negara tujuan. Begitu memasuki wilayah negara tujuan, visa akan segera dibuat. Visa ini wajib dipunyai siapa saja yan masuk suatu negara menggunakan transportasi apapun, baik itu pesawat, melewati pelabuahn atau jalan kaki sekalipun. Visa ini didapatkan dengan mudah apabila kedua negara memiliki hubungan baik. Selain itu, telah ada kerja sama dari kedua negara sebelumnya agar proses pembuatan visa dimudahkan.

  • Exchange Permits-Visa Pertukaran Pelajar

Dari jenis visanya saja sudah tersirat jelas exchange permits dibutuhkan untuk mengantongi izin belajar ke luar negeri. Visa ini merupakan visa yang cukup mudah didapatkan. Visa ini hanya berlaku pada masa sekolah di negara tujuan. Di dalamnya juga sudah termasuk periode libur sekolah. Sudah pasti untuk mendapatkan visa ini harus layak dan memenuhi syarat sebagai mahasiswa pada universitas yang dituju.

  • Business Permits-Visa Untuk Keperluan Bisnis

Kadangkala dalam menjalankan sebuah bisnis, ada keperluan yang mengharuskan keluar negeri. Izin perjalanan bisnis akan lancar apabila telah mendapatkan business permit. Visa bisnis ada dua jenis, yaitu business visa yang digunakan untuk perjalanan bisnis yang bersifat sementara dan business permits yang khusus digunakan saat menjalankan bisnis pada suatu negara dalam jangka waktu yang cukup lama.

  • Work Visa-Visa Kerja

Work visa berbeda dengan visa bisnis. Pemegang work visa atau visa kerja diperbolehkan menjadi karyawan atau pekerja pada suatu perusahaan di negara tujuan. Jenis visa kerja dibagi berdasarkan lamanya pekerjaan, seperti kerja sementara, semi-permanen atau permanen. Visa ini dapat diubah menjadi izin tinggal karena pemegang visa yang memiliki kontrak kerja hingga bertahun-tahun. Maka dari itu, visa ini sering digunakan sebagai jalan untuk memperoleh izin tinggal tetap atau permanent resident.

  • Tourist Visa-Visa Untuk Berlibur

Visa berlibur menjadi dokumen yang paling sering diajukan pembuatannya. Bagi pecinta travelling, visa ini hal yang wajib diurus. Sesuai dengan namanya, visa ini hanya dimiliki oleh orang yang hendak berlibur ke luar negeri. Visa yang disebut juga dengan visa kunjungan wisata ini akan membantu orang agar diizinkan masuk ke negara tujuan. Siapapun bisa mengurus visa ini asalkan sesuai dengan syarat yang berlaku.

  • Relatives Permits-Visa Kunjungan Keluarga

Jenis visa ini ditujukan saat melakukan kunjungan ke tempat kerabat yang berada di luar negeri. Visa kunjungan keluarga ini biasanya digunakan oleh orang yang memiliki keluarga di luar negeri. Sebelum melakukan penerbangan, jauh-jauh hari diharuskan mengurus visa ini. Pengajuan visa jenis ini biasanya maksimal dilakukan pada tiga bulan atau 90 hari sebelum keberangkatan. Dibandingkan dengan visa jenis lain, relatives permits memerlukan pernyataan dari keluarga tujuan untuk bertanggung jawab selama tinggal di negara tersebut dan mendapatkan undangan untuk berkunjung.

Perkembangan Visa Dan Penerapannya

Dahulu, pengajuan visa masih menggunakan cara konvensional. Pengajuan dilakukan dengan mengurus dan datang sendiri ke kantor kedutaan. Visa dibuat dengan cara menyerahkan dokumen-dokumen yang diperlukan. Seiring dengan perkembangan jaman, pengajuan visa dilakukan lebih modern menggunakan teknologi biometrik. Petugas akan melakukan perekaman data berupa finger print, scan wajah dan retina mata.Prosesnya berjalan dengan cepat. Bahkan saat pemeriksaan yang dilakukan oleh negara tujuan pun tidak memerlukan waktu lebih dari lima menit.

Sudah banyak negara yang menerapkan teknologi ini, seperti beberapa negara di benua Asia, Amerika, Eropa, dan Australia. Bahkan Nigeria menjadi negara pertma di Afrika yang menggunakan teknologi ini. Penggunaan visa biometrik telah disampaikan Nigeria sejak akhir tahun 2017. Hal ini dapat mencegah orang yang tidak memiliki dokumen lengkap memasuki wilayah Nigeria. Australia telah menerapkan biometrik untuk 30 negara di dunia. Bahkan Arab Saudi juga mulai menerapkan teknologi ini bagi para calon jemaah haji dan umroh.

Visa Biometrik

Visa biometrik merupakan dokumen perizinan yang dibutuhkan untuk memasuki wilayah negara lain dengan tujuan tertentu berupa rekam biometrik. Rekam biometrik pada visa sendiri meliputi rekam sidik jari, wajah, dan retina. Dengan teknologi baru ini, pemeriksaan dapat dilakukan dengan cepat. Selain itu data yang direkam pun lebih akurat dan dapat dilacak secara online dari lokasi manapun.

Keunggulan Visa Biometrik

Dengan memanfaatkan teknologi mutakhir, visa biometrik dianggap sebagai metode yang cocok saat ini. Penerapan teknologi biometrik ini bertujuan untuk menjaga negara dari ancaman musuh dan memudahkan untuk melacak keberadaan buron yang kabur. Visa biometrik juga memiliki beberapa keunggulan sebagai berikut.

  • Lebih Efisien

Data yang telah terekam oleh mesin scanner akan tersimpan dengan aman. Data tersebut akan memudahkan pemegang visa maupun pemeriksa. Dengan menggunakan visa biometrik, maka saat pengunjung tiba di negara tujuan tidak perlu antre terlalu lama untuk menjalani pemeriksaan. Proses verifikasi data hanya memerlukan waktu beberapa menit. Dengan begitu, tidak akan memakan waktu lama sehingga proses pemeriksaan berjalan dengan efisien dan akurat. Pengunjung tidak sampai merasa kelelahan karena terlalu lama meunggu.

  • Tidak Perlu Datang Ke Kantor Kedutaan

Dengan menggunakan teknologi biometrik, proses pengajuan visa tidak perlu lagi datang secara langsung ke kantor kedutaan. Pengajuan cukup menggunakan aplikasi secara online, sehingga bisa dilakukan pada jarak yang jauh sekalipun. Dengan demikian, tak perlu melakukan perjalanan jauh menuju kedutaan setempat. Calon pemegang visa pun tidak direpotkan dengan mengeluarkan ongkos yang cukup besar.

  • Kepastian Jadwal Pengajuan

Bila menggunakan cara lama, calon pemegang visa diharuskan datang ke kantor kedutaan. Sesampainya disana, mereka masih diharuskan dengan antre menunggu panggilan. Mereka tidak tahu secara pasti jam berapa akan dipanggil untuk melakukan pencatatan dokumen. Seringkali calon pemegang visa datang pagi sekali, tapi baru dipanggil saat sore hari. Sedangkan bila dilakukan pendaftaran secara online, mereka dapat mengetahui jadwal pengajuan sehingga dapat menghemat waktu.

Pada dasarnya, visa digunakan sebagai surat izin melakukan perjalanan ke luar negeri. Sebagai warga negara yang taat hukum, maka sebaiknya memperhatikan masa berlaku visa agar tidak terjadi hal yang tidak diharapkan.