Kenali Pengertian Autentifikasi Dengan Teknologi Biometrik

Berbicara masalah teknologi seperti tidak ada habisnya. Teknologi akan terus berkembang pesat memberi kemudahan dan menyempurnakan teknik keamanan bagi penggunanya. Bertahun-tahun cara dunia digital mengenali sesorang adalah dengn ID dan pasword. Namun sayangnya, masih banyak kelemahan yang ditemukan saat menggunakan ID dan pasword tersebut.

Salah satu kekurangannya adalah masih dengan mudah dibajak oleh hacker yang ingin memanfaatkan lengahnya user. Selain itu, faktor lupa ID atau pasword dari user juga bisa menyebabkan proses autentifikasi tidak dapat dilakukan. Pengertian autentifikasi adalah sebuah proses dengan tujuan validasi pengguna atau user pada saat memasuki sebuah sistem. Dalam bahasa sederhananya, pengertian autentifikasi bisa juga didevinisikan suatu langkah yang dilakukan untuk menentukan atau mengonfirmasi bahwa sesuatu atau seseorang benar-benar asli atau bukan.

Proses autentifikasi pada objek bertujuan untuk mengecek keasliannya. Sedangkan proses autentifikasi pada subjek bertujuan atau seseorang untuk mengonfirmasi identitasnya. Dalam sistem komputer, autentifikasi dibutuhkan pada saat permintaan akses atau login.

Fungsi server autentifikasi adalah untuk mengenali user yang masuk ke jaringan serta memuat semua informasi user tersebut. Pada praktiknya, server yang digunakan untuk proses autentifikasi selalu dibekali dengan backup jika sewaktu-waktu server ada masalah, pelayanan dan jaringan tidak mengalami gangguan.

Cara kerja server autentifikasi sangat sederhana. Hanya mengidentifikasi user yang mencoba untuk mengakses ke dalam jaringan. Dengan user yang sudah terdaftar di dalam jaringan. Jika user yang mencoba masuk melalui salah satu teknik autentifikasi ternyata memang terdaftar, maka akses akan diterima. Jika sebaliknya atau user tidak terdaftar maka akan ditolak.

Ada banyak cara atau metode autentifikasi yang bisa dilakukan, antara lain:

1. Somethink You Know

Ini adalah salah satu metode autentifikasi yang paling umum dan banyak digunakan. Cara yang digunakan adalah dengan mengandalkan PIN dan pasword serta kerahasiaan informasi keduanya. Dengan adanya PIN dan pasword diharapkan informasi tersebut bisa dirahasiakan. Hanya user saja yang tahu. Sehingga yang bisa mengakses jaringan hanya user dan mungkin user lain yang diberi mandat untuk bisa membuka jaringan tersebut.

Sayangnya, cara yang satu ini dikenal sudah old style. Alias sudah kuno karena tidak bisa lagi dijamin kerahasiaan dan keamanannya. Banyak hacker yang ternyata bisa dengan mudah membobol PIN dan pasword yang digunakan user.

2. Somethink You Have

Dikarekanan cara PIN dan pasword sudah tidak lagi bisa dijamin keamanannya, maka diciptakanlah faktor tambahan untuk lebih bisa memproteksi jaringan dari akses orang yang tidak berhak, yaitu dengan memberi tambahan dengan barang yang sifatnya unik. Seperti hardwere token, USB token, simcard, dan lain sebagainya. Faktor-faktor tambahan ini digunakan dengan tujuan agar keamanan lebih terjaga daripada hanya menggunakan PIN dan pasword.

Sayangnya, hasil yang didapatkan juga tidak sesuai harapan. Masih ada hacker tidak bertanggungjawab dan tidak mempunyai hak untuk mengakses bisa saja mencuri kerahasiaan ini. Sehingga dengan mudah bisa mengakses dan membuat kerusakan. Cara somethink you have ternyata masih banyak kelemahan.

3. Somethink You Are

Ini adalah cara yang bisa dikatakan lebih aman. Namun tetap masih jarang yang menggunakan, yaitu dengan teknologi biometrik. Sebuah cara autentifikasi yang mengombinasikan antara teknologi informasi dengan bagian tubuh manusia. Cara yang mengandalkan keunikan dari bagian tubuh manusia dimana tidak ada orang lain yang bisa menyamai. Sehingga diharapkan hanya user yang bersangkutan yang bisa membuka akses dan memasukinya. Tanpa bisa dihack oleh pihak lain. Seperti penggunaan sidik jari, retina, iris atau suara. Dengan asumsi bahwa sidik jari, retina, iris atau suara tidak bisa ditiru karena tidak mungkin sama dengan yang lain.

Cara ini sudah banyak digunakan seperti pada mesin abesensi kantor ataupun akses masuk pada beberapa ponsel pintar. Dan sepertinya, teknologi biometrik ini cukup bisa diandalkan untuk keamanannya.

4. Somethink You Do

Metode somethink you do ini mengombinasikan beberapa metode untuk memasuki sebuah akses jaringan, yaitu teknologi biometrik dengan tulisan. Seperti penggunaan suara dengan PIN dan pasword. Beberapa kombinasi yang bisa dilakukan, antara lain:

· Menggunakan angka acak dan huruf sebagai PIN atau pasword. Ini dimaksudkan agar hacker tidak bisa dengan mudah untuk mengakses.

· Penggunaan smartcard yang dikombinasikan dengan smartcard reader dan pasword serta PIN.

· Teknologi biometrik seperti sidik jari yang bisa dikombinasikan dengan PIN dan pasword. Atau bisa juga scan wajah dengan pasword dan PIN.

· Sertifikat software yang telah tersimpan dalam perangkat penyimpanan serta bisa diakses yang dikombinasikan dengan PIN dan pasword.

· Dan berbagai kombinasi lain yang memungkinkan untuk digunakan.

Dari kesekian cara di atas, yang paling bisa diharapkan untuk meningkatkan keamanan akses masuk ada pada teknologi biometrik. Sebuah teknologi yang menggunakan bagian tubuh manusia seperti sidik jari, scan wajah, pengenalan suara, retina, iris dan lain sebagainya sebagai cara untuk proses autentifikasi. Teknologi biometrik bisa meningkatkan hasil keakuratan sebuah proses identifikasi serta bisa diterpkan pada perangkat keamanan sebuah teknologi.

Biometrik ini banyak dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Seperti mesin absensi wajah yang menggunakan scan wajah, mesin absensi retina yang menggunakan pemindai retina, absen fingerprint yang menggunakan sidik jari, kontrol Log In komputer, akses internet, scan wajah untuk kunci masuk akses ponsel pintar, dan berbagai teknologi lainnya.

Teknologi biometrik sudah banyak digunakan untuk berbagai keperluan. Berikut beberapa keunggulan dari jenis-jenis teknologi biometrik yang sudah diterapkan.

1. Keunggulan Scan Wajah

Scan wajah yang telah digunakan sebagai akses masuk pada smartphone mempunyai keunggulan selain berbiaya lebih murah, juga tidak mengganggu organ tubuh lain.

2. Keunggulan Pengenalan Suara

Keunggulan dari penggunaan teknologi biometrik dengan pengenalan suara sama seperti scan wajah, yaitu berbiaya murah dan juga tidak mengganggu organ tubuh lain. Selain itu, keunggulan lainnya adalah waktu yang diperlukan untuk proses verifikasi hanya 5 detik saja. Cukup menghemat waktu.

3. Keunggulan Pengenalan Retina Dan Iris

Salah satu keunggulan penggunaan retina dan iris adalah tingkat akurasi yang dihasilkan cukup tinggi. Sehingga tingkat kesalahan pada proses autentifikasi hingga 0%.

4. Keunggulan Sidik Jari

Ini adalah salah satu teknologi biometrik yang paling banyak digunakan. Terutama pada mesin absen atau absen fingerprint. Keunggulan dari sidik jari adalah mudah dalam penggunaannya sekaligus membutuhkan ruang penyimpanan yang sedikit. Sehingga cocok sekali digunakan untuk mesin absen pabrik dengan ribuan karyawan.

Itulah penjelasan singkat mengenai pengertian autentifikasi dalam dunia teknologi informasi. Dengan semakin berkembangnya teknologi, keamanan suatu akses mutlak diperlukan. Maka dari itu, diciptakanlah sebuah teknologi biometrik untuk meningkatkan keamanan akses bagi user. Dengan teknologi yang menggunakan bagian tubuh manusia untuk sebuah proses autentifikasi ini diharapkan mampu mengurangi angka kejahatan pada sebuah akses masuk ke sebuah jaringan teknologi.