Kenali Biaya Paspor Biometrik Dan Kemudahan Yang Diberikan

Berkunjung atau sekedar berwisata ke luar negeri tentu saja sudah menjadi kebutuhan pada era modern. Tentu dalam berkunjung ke luar negeri pasti kita akan membutuhkan paspor sebagai syarat. Paspor adalah sebuah tanda pengenal dari warga negara yang akan menjadi pelengkap sebelum berkunjung ke luar negeri. Maka memiliki paspor adalah sebuah kewajiban. Jadi biaya paspor biometrik juga harus dipikirkan.

Perlu diketahui, bahwa untuk sekarang ini paspor sudah berbeda dengan paspor lama. Hal ini dikarenakan ada dua jenis paspor. Pertama, biasa disebut dengan E-Paspor dan kedua, adalah paspor biometrik. Secara umum, warga Indonesia lebih sering untuk menggunakan paspor biometrik. Maka para kesempatan kali ini kita akan membahas tentang apa itu paspor biometrik dan biaya paspor biometrik.

Pengertian Paspor Biometrik

Paspor biometrik adalah jenis paspor yang dilengkapi dengan data tambahan berbentuk digital dari pemilik. Menggunakan metode komputerisasi yang memasukan aspek biologi. Terutama menggunakan karakteristik yang unik dari manusia. Hal ini akan mencangkup data dari sidik jari dan retina mata. Maka jika menggunakan paspor biometrik, pengambilan data akan dilakukan dengan proses yang sangat cepat. Cepatnya proses ini dikarenakan adanya pengambilan data menggunakan teknologi fingerprint. Lalu juga akan dilakukan dengan pemindaian foto.

Jika dilihat dari perkembangannya, paspor biometrik mulai dikenalkan di Malaysia kemudian mulai dilanjurkan oleh beberapa negara yaitu, AS, Australia. Inggris, Jepang, Selandia Baru dan Swedia. Penggunaan paspor biometrik bertujuan untuk pengurangan pemalsuan paspor. Maka menggunakan paspor biometrik sangat berguna.

Pembuatan Paspor Biometrik Secara Online

Untuk cara pembuatan paspor biometrik sebenarnya sudah sangat mudah. Anda untuk saat ini bisa melakukan dengan cara online. Walaupun masih ada pembuatan Paspor secara manual, namun cara ini akan jadi lebih praktis dan efisien. Untuk biaya paspor biometrik yang dilakukan dengan online dan manual pun sama. Maka membuat paspor dengan cara online akan menjadi pilihan yang sangat tepat. Namun dalam pembuatan paspor biometrik secara online, Anda juga perlu untuk datang ke kantor imigrasi. Datang ke kantor hanya untuk melakukan wawancara, pengambilan sidik jari, verifikasi berkas dan foto. Dengan melakukan itu, maka paspor biometrik akan dengan mudah untuk dibuat.

Untuk membuat paspor biometrik secara online maka hanya langkah berikut yang perlu dilakukan. Anda hanya perlu untuk download aplikasi paspor online. Lalu jika sudah terdownload, Anda hanya perlu untuk memasukan email dan nomor telefon. Dengan begitu maka Anda tinggal menunggu konfirmasi yang akan dikirim ke email Anda. Selanjutnya Anda hanya perlu untuk mengisi data diri sesuai dengan KTP. Setelah semua data diri diisi maka klik “lanjut”.

Jika sudah maka tinggal menuju ke menu untuk melakukan permohonan paspor. Pada menu ini maka Anda akan dibebaskan untuk memilih jadwak kapan akan menggurus paspor biometrik ke kantor imigrasi. Setelah semua terisi maka tinggal klik “lanjut”. Jika sudah maka Anda akan menerima file dengan format pdf. Download dan print. Karena berkas ini harus ditunjukan saat datang ke kantor imigrasi.

Saat datang ke kantor imigrasi yang sudah di jadwalkan tadi, maka Anda harus membawa beberapa berkas. Berkas ini adalah pelengkap untuk membuat paspor biometrik. Berikut adalah syarat yang harus dibawa.

  1. KTP (sudah E-KTP)
  2. KK (Kartu Keluarga)
  3. Akta Kelahiran atau Surat Baptis
  4. Buku Nikah atau Ijazah
  5. Paspor Lama (Jika memperpanjang Paspor)

Semua syarat yang ada itu harus dibawa saat datang ke kantor imigrasi saat membuat paspor biometrik. Kemudahan ini akan membuat Anda tidak antri dalam pembuatan paspor. Karena dengan surat yang didownload melalui aplikasi tadi, maka saat datang ke kantor imigrasi Anda hanya perlu melakukan wawancara. Namun perlu diperhatikan, bahwa untuk pembuatan paspor tidak langsung jadi hari itu juga. Setidaknya empat hari kerja dalam proses pembuatan.

Rincian Dana Pembuatan Paspor Biometrik

Dalam pembuatan paspor biometrik maka Anda juga perlu mengeluarkan untuk biaya pembuatan dan administrasi. Ada beberapa jenis biaya yang harus dikeluarkan saat pembuatan paspor biometrik. Maka anda harus menyiapkan biaya paspor biometrik dengan rincian yang akan dijelaskan di bawah ini.

Paspor Biometrik

  1. Paspor 48 halaman untuk satu Warga Negara Indonesia (per buku) akan dikenakan sebesar Rp 300.000.
  2. Paspor 48 halaman pengganti Paspor hilang atau rusak (masih berlaku) yang disebabkan karena kelalaian (per buku) dengan biaya Rp 600.000.
  3. Paspor 48 halaman, pengganti hilang atau rusak disebabkan bencana alam atau awak kapal yang kapalnya tenggelam (per buku) dengan biaya Rp 300.000.
  4. Paspor 24 halaman untuk Warga Negara Indonesia (per buku) dengan biaya Rp 100.000.
  5. Paspor 24 halaman pengganti paspor hilang atau rusak (masih berlaku) yang disebabkan karena kelalaian (per buku) dengan biaya Rp 200.000.
  6. Paspor 48 halaman, pengganti hilang atau rusak disebabkan bencana alam atau awak kapal yang kapalnya tenggelam (per buku) dengan biaya Rp 100.000.
  7. Surat Perjalanan Laksana Paspor WNI (per orang dan per buku) dengan biaya Rp 50.000.
  8. Surat Perjalanan Laksana Paspor WNI dua orang atau lebih (per buku) dengan biaya Rp 100.000.
  9. Jasa penggunaan teknologi sistem penerbitan dengan basis Biometrik (per orang) biaya sebesar Rp 55.000.

Paspor Elektronik

  1. E-Paspor 48 halaman untuk WNI (per orang dan per buku) dengan biaya Rp 600.000.
  2. E-Paspor 48 halamam untuk WNI sebagai pengganti rusak atau hilang (masih berlaku) yang disebabkan karena lalai (per buku) Rp. 800.000.
  3. E-Paspor 48 halaman, pengganti hilang atau rusak disebabkan bencana alam atau awak kapal yang kapalnya tenggelam (per buku) dengan biaya Rp 600.000.
  4. E-Paspor 24 halaman untuk WNI (per orang dan per buku) dengan biaya Rp 350.000.
  5. E-Paspor 24 halaman untuk WNI sebagai pengganti rusak atau hilang (masih berlaku) yang disebabkan karena lalai (per buku) Rp. 400.000.
  6. E-Paspor 24 halaman pengganti hilang atau rusak karena bencana alam dan awak kapal yang kapalnya tenggelam (masih berlaku) per buku Rp 350.000.
  7. Jasa penggunaan teknologi sistem penerbitan dengan basis biometrik (per orang) biaya sebesar Rp 55.000.

Itulah tadi anggaran yang harus disiapkan Anda sebelum mengurus paspor biometrik ke kantor imigrasi. Memang tidak terlalu mahal. Sudah bisa dilihat bahwa menggunakan paspor biasa maupun paspor elektronik akan dikenakan biaya sebesar Rp 55.000 jika akan menggunakan paspor berbasis Biometrik. Sangat mudah memang untuk membuat paspor sekarang. Dan biaya yang dikeluarkan juga tidak akan terlalu mahal.

Sangat penting untuk diketahui oleh Anda, bahwa dalam membuat paspor jangan sekali pun untuk menggunakan calo. Karena sebenarnya proses pembuatan paspor itu tidak susah. Jika menggunakan calo maka biaya paspor biometrik yang akan ditawarkan pun akan sangat tinggi. Alangkah baiknya untuk menggunakan cara yang sudah ada, dan terjamin keamanan. Tidak akan repot dan susah. Karena pelayanan di kantor imigrasi juga sudah sangat mumpuni.